• Minggu, 24 September 2023

Pentingnya Mengenalkan Olahraga pada Anak Sejak Usia Dini, Ini Sebabnya

- Jumat, 15 September 2023 | 10:55 WIB
Mengenalkan olahraga pada anak sedini mungkin (foto ilustrasi@ esnbanten/Alfattah Nugraha)
Mengenalkan olahraga pada anak sedini mungkin (foto ilustrasi@ esnbanten/Alfattah Nugraha)

ESNBanten--Olahraga  itu penting. Olahraga merupakan aktivitas penting untuk menjaga kesehatan tubuh pada setiap orang, termasuk anak.

Anak-anak membutuhkan kekuatan otot yang baik untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar dan motorik halusnya.

Di samping itu, manfaat olahraga untuk anak juga dapat melatih kemampuan koordinasi.
Ada beberapa manfaat penting yang dapat diperoleh anak dari berolahraga sejak dini.

Lalu kapan sebaiknya kita mengenalkan olahraga kepada anak?

"Kami sudah rutin mengajak anak untuk olahraga bareng. Kebetulan anak suka bermain bola," ujar Ogie Nugraha, saat berolahraga di alun-alun Pandeglang bersama anak bungsunya.

Baca Juga: Belajar Ikhlas dengan Kucing Liar, Ini Cara Mang Ade Penjual Gorengan Pandeglang

Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Sri Wahyuningsih mengingatkan para orang tua tentang pentingnya anak berolahraga untuk pembentukan karakternya.

"Olahraga menjadi satu sarana bagaimana kita mampu meningkatkan kerja sama. Melalui olahraga akan membentuk pribadi-pribadi (anak) yang berkarakter," ujar Sri, seperti dikutip Antara.

Mengutip pendapat dokter Michael Triangto, SpKO, Direktur Slim & Amp, Health, Sport Therapy mengatakan sedini mungkin dan secepat mungkin mengenalkan dan mengajak anak berolahraga.

Dari mulai semenjak batita, anak telah dapat dikenalkan dengan berolahraga. Pasti saja, butuh dipilihkan tipe berolahraga yang cocok dengan kemampuannya saja.

“Apa kemampuan seseorang anak (batita) di umur itu? Apakah lari, lempar, ataupun lompat? Kita liat perkembangannya dari waktu ke waktu, dari anak mulai berjalan tertatih, berjalan dengan baik, sampai dapat berlari. Nah, keahlian ini yang setelah itu kita kembangkan terus sehingga kegiatan fisik jadi bagian dari kehidupannya,” ujar dokter Michael.

Baca Juga: Sibuk Ngupat untuk Rebo Wekasan di Bulan Safar, Kyai Encep Muhaemin Pandeglang dan Buya Yahya Ingatkan Ini

Sehabis bisa melaksanakan hal-hal di atas, orang tua baru perlu melihat atensi anak.

“Cek apakah anak menggemari berolahraga game ataupun berolahraga bukan game. Contoh berolahraga game itu bulu tangkis, basket, voli, tenis. Sebaliknya berolahraga bukan game misalnya atletik, renang, lempar cakram, lontar martil, serta sebagainya,” sarannya.

Halaman:

Editor: Kamim Rohener

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X